Thursday, May 25, 2023

Perencanaan Pendidikan (Ebook)

Di dunia korporasi dan dunia usaha lainnya, perencanaan strategis telah menjadi kata kunci yang sangat penting. Ini berarti bahwa, memiliki rencana yang strategis hampir selalu memberi hasil yang lebih baik daripada jika kita hanya berhati-hati. Yang menjadi permasalahan adalah banyak dari kita yang terlalu akrab dengan perencanaan strategis yang belum matang sehingga hanya menjadi rencana yang tidak pernah sepenuhnya terwujud. Namum aturan mainnya akan sedikit berbeda dalam dunia pendidikan. Hasil tidak didasarkan pada banyaknya pelanggan (dalam hal ini pengguna jasa pendidikan) baru, mendapatkan pangsa pasar, atau melampaui target triwulanan, dan lain-lain. Sebaliknya, perencanaan strategis dalam pendidikan telah berkembang menjadi cara untuk menyelaraskan komunitas yang lebih luas untuk menghasilkan lulusan yang lebih baik. Orang-orang dapat melihat manfaat perencanaan strategis tentunya dari lulusan dan kualitas pendidikan.

Intinya, perencanaan strategis adalah proses menetapkan tujuan, memutuskan tindakan untuk mencapai tujuan tersebut, dan memobilisasi sumber daya yang diperlukan untuk mengambil tindakan tersebut (Woodhall dkk, 2004). Rencana strategis menjelaskan bagaimana tujuan akan dicapai melalui penggunaan sumber daya yang tersedia. Seperti yang diketahui bersama, perencanaan strategis, seperti yang kita kenal sekarang, berkembang dari strategi militer. Strategis berasal dari bahasa Yunani “Strategos” secara harfiah berarti "jenderal tentara".

Secara umum, perencanaan strategis dalam pendidikan adalah proses menetapkan tujuan menyeluruh jangka panjang dan kemudian menentukan jalur yang jelas dan terstruktur untuk mencapainya. Proses ini adalah cara untuk melihat gambaran besar sebagai lawan dari perencanaan taktis yang menargetkan tugas jangka pendek. Dalam mengajar, ini seperti membangun kurikulum tahunan versus rencana pembelajaran. Beberapa ahli percaya bahwa perencanaan strategis pendidikan sangat berbeda dari perencanaan strategis bisnis sehingga pantas mendapatkan namanya sendiri. Ini disebabkan oleh perbedaan mendasar tertentu yang memisahkan keduanya.

Wednesday, May 24, 2023

Supervisi Pendidikan (Ebook)

Buku ini diharapkan dapat hadir memberi kontribusi positif dalam penyebaran ilmu pengetahuan, khususnya terkait dengan berbagai teori dalam konsep supervisi di bidang pendidikan. Buku ini memberikan nuansa berbeda yang saling menyempurnakan dari setiap pembahasannya, bukan hanya dari segi konsep yang tertuang secara terperinci, tetapi juga melalui penyampaian contoh penerapan yang sesuai dan mudah dipahami. 

Sistematika buku ”Supervisi Pendidikan” ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 11 Bab yang dibahas secara rinci dalam pembahasan mengenai konsep dasar supervisi dalan bidang pendidikan, diantaranya: Pengantar Supervisi Pendidikan, Teori Supervisi Pendidikan, Teknik dan Pendekatan Supervisi Pendidikan, Model dan Metode Supervisi Pendidikan, Prinsip Supervisi Pendidikan, Ruang Lingkup Supervisi Pendidikan, Program Supervisi Pendidikan, Konsep Evaluasi Program Supervisi Pendidikan, Supervisi Klinis, Kompetensi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Efektivitas Peran Supervisor dalam Supervisi Pendidikan.

Istilah 'supervisor' yang jika diartikan secara harfiah dapat diartikan sebagai “pengawas”, pada umumnya dapat diartikan sebagai seseorang yang memiliki tugas dan kewajiban untuk memastikan lembaga pendidikan beroperasi secara efisien sesuai persyaratan dan aturan hukum. Tujuan profesi ini adalah untuk memastikan guru dan anggota sekolah lainnya melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan dan memastikan siswa menerima pendidikan terbaik. Seorang supervisor mengacu pada dua tugas yang berbeda, tetapi saling melengkapi: di satu sisi, untuk mengontrol dan mengevaluasi dan, di sisi lain, untuk menasihati dan mendukung guru dan kepala sekolah. Untuk menjalankan fungsi tersebut, supervisor pada prinsipnya berkedudukan di luar sekolah di tingkat lokal, regional atau pusat dan melakukan kunjungan rutin ke sekolah. Mereka juga berfungsi sebagai penghubung antar sekolah dan bertindak sebagai perantara untuk menghubungkan sekolah dengan layanan administrasi di berbagai tingkatan.

Seorang supervisor menentukan berhasil tidaknya suatu sekolah dalam mencapai tujuan rencana pendidikannya. Dengan demikian, sistem pendidikan harus dikembangkan sesuai dengan perkembangan yang terjadi di tingkat lokal, nasional, dan global. Salah satu komponen penting dalam sistem pendidikan adalah guru, karena guru merupakan komponen pendidikan yang bersifat langsung kontak dengan siswa. Baik buruknya hasil suatu proses pembelajaran sangat ditentukan oleh kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran.


Tuesday, May 23, 2023

MAHIR MENGUASAI PTK (PENELITIAN TINDAKAN KELAS) DALAM 20 HARI (Ebook)


Dewasa ini terdapat beberapa pandangan mengenai cara mengatasi tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam proses pembelajaaran didalam kelas. Dalam keadaan yang nyata ini, guru selalu diharapkan dapat memberikan pandangan maupun solusi terhadap permasalahan yang secara real terjadi didalam kelas. Maka dari itulah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) hadir sebagai salah satu solusi yang dapat digunakan baik oleh pendidik maupun oleh peneliti untuk mendapatkan jawaban yang sifatnya saintifik terhadap masalah yang dihadapi. Selain tujuan tersebut, PTK juga hadir sebagai sarana yang dapat digunakan oleh guru dalam mengembangkan kompetensi mereka sebagai pendidik serta dapat mendapatkan metode-metode ataupun solusi-solusi terbarukan untuk membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan untuk siswa.

Penelitian Tindakan Kelas telah banyak digunakan dalam berbagai metode penelitian dalam yang dilakukan baik oleh guru dan peneliti. Penelitian Tindakan Kelas dapat menjadi penghubung antara ide yang sifatnya toritis yang sebelumnya telah didapatkan oleh guru didalam pelatihan yang telah mereka dapatkan sebelumnya, ataupun program pengembangan profesi dan apa yang harus dilakukan oleh guru dalam menghadapi dunia nyata didalam kelas (Burns, 2010).  Oleh karena itulah PTK sendiri berperan dalam membantu guru untuk mengimplementasikan konsep pembelajaran yang ingin mereka terapkan.  Dalam konsep ini, guru mendapat kesempatan untuk mengevaluasi cara pengajarannya menurut realita yang terjadi pada siswa didalam kelas. 

Dalam proses pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas, ada beberapa tahap yang dilakukan dalam mendapatkan hasil. Seperti tujuan utamanya yaitu dengan melakukan pendekatan yang sistematis untuk menyelidiki keadaan didalam kelas guna untuk menemukan langkah yang solutif dan efektif dalam pembelajaran (Stringer, 2007: 1), ada beberapa tahapan dari PTK seperti yang dikemukakan oleh Kemmis dan Taggart (1988) antara lain dengan perencanaan (planning) tindakan, penerepan (implementation) tindakan yang dilakukan dalam kelas dalam beberapa tahapan, observasi (observation), dan refleksi (reflection) yang dilakukan untuk menganalisa data yang didapatkan pada tahap implementasi dan observasi.