Monday, October 30, 2017

PENGGUNAAN OBJECTIVE PRONOUN DALAM BAHASA INGGRIS



Hallo sobat semua. How is it going?
Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan artikel mengenai “PENGGUNAAN OBJECTIVE PRONOUN DALAM BAHASA INGGRIS”.
Apa itu? Bagaimana penggunaannya?
Mari kita simak saja penjelasan dibawah ini.

Objective Pronoun disebut juga dengan Object. Object digunakan dalam kalimat-kalimat Bahasa Inggris dan Object diletakkan setelah Kata Kerja Transitif. Object merupakan wujud aksi dari Subject sebuah kalimat. Bila subject pelakunya (the doer), maka object adalah hasil dari aksi, tindakan, perbuatan atau kerja (verb).

Secara umum Object dapat berupa: kata benda, orang/manusia, hewan ataupun kata ganti object (Objective pronoun).

Contoh Kalimat yang mengandung Object:
The detective shot the thief yesterday.
Linda makes a cake today.

Pada contoh diatas, baik [the thief] maupun [a cake] keduanya merupakan bentuk object. Tapi bukan objective pronoun oleh karena objective pronoun menggantikan object sebenarnya diatas dalam bentuk lain yang disebut dengan: kata ganti object. Sehingga kalimat tersebut bila diucapkan/dituliskan secara berulang-ulang dapat diganti dengan objective pronoun sbb:

Contoh Kalimat yang mengandung Objective pronoun:
The detective shot them yesterday.
Linda makes it today.

Ingat bahwa, kata ganti object [them] dapat digunakan baik untuk orang maupun untuk selain orang.

Contoh:
He bought many soaps in the shop.
atau,
He bought them in the soap.

OBJECTIVE PRONOUN

Objective pronoun salah satu anggota dari Pronoun (Kata ganti). Kedudukan dan fungsi objective pronoun sama dengan bentuk-bentuk object lainnya dalam bahasa inggris.

Contoh Objective pronoun:
Me, you, us, them, him, her, dan it.

Secara sederhana, objective pronoun diatas merupakan bentuk lain dari subjectnya (subjective pronoun) seperti dibawah ini:

I => me
You => you
We => us
They => them
He => him
She => her
It => it

Bila kita terjemahkan ke Bahasa Indonesia, baik subjective pronoun (subject) maupun Objective pronoun (object) adalah sama. Tetapi, khusus untuk [him], [her] dan [it] sering kita artikan: -nya.

Contoh:
I meet him. (Saya menemuinya)
The man loves her so much. (Pria itu sangat mencintainya.)
A kid hits it. (Seorang anak memukulnya.)

OBJECT, OBJECTIVE PRONOUN DAN TRANSITIVE VERB

Apa hubungan antara Object atau Objective pronoun dengan Transitive Verb. Anda bisa membaca kembali bahasa ini mengenai: Transitive & Intransitive Verb dalam Bahasa Inggris.
Dalam bahasan tersebut dinyatakan bahwa hanya Kata kerja Transitive yang dapat ditambahkan/diletakkan Object atau Objective pronoun. Dengan kata lain, Object/ Objective pronoun membutuhkan Transitive verb (baca: Kata Kerja Transitive) agar dapat digunakan.
Perhatikan ilustrasi rumus berikut ini:

Transitive Verb + Object
Transitive verb + Objective Pronoun

Contoh penggunaan objective pronoun dan transitive verb:

He suddenly pushed me.
I hate him.
We share everything to all people.

Catatan:
kalimat [we share everything to all people] dengan objective [everything] dapat dirubah/diganti dengan objective pronoun berupa: [it].
Misalnya: we share it to all people. 



SOURCE: http://www.pelggrammar.com/2015/10/memahami-objective-pronoun.html

MENGGUNAKAN KALIMAT PERINTAH: ENGLISH COMMAND EXPRESSION DALAM BAHASA INGGRIS



Hallo sobat semua. How is it going?
Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan artikel mengenai “MENGGUNAKAN
KALIMAT PERINTAH: ENGLISH COMMAND EXPRESSION DALAM BAHASA INGGRIS”.
Apa itu? Bagaimana penggunaannya?
Mari kita simak saja penjelasan dibawah ini.

Kalimat Perintah (Command Expression) adalah suatu bentuk kalimat yang digunakan untuk menyuruh, meminta seseorang melakukan sesuatu. Kalimat perintah (Command) selalu menggunakan subject [You] (kamu, anda, saudara, kau, kalian) didepan kalimat.

Contoh:
(You) sit down!
(You) do the exercises!
(You) look up your book page six!

Seringkali Subject [you] sering tidak dimunculkan atau tidak-dipakai karena sifatnya yang sudah dimengerti (understood). Dengan kata lain, bila ditanyakan "apa subject yang digunakan dalam kalimat perintah?" jawabnya mesti: "you". Akan tetapi, bila subject [you] - yang sebelumnya seringkali tidak dipakai - lalu dipakai dalam kalimat perintah, maka perintah tersebut bermaksud untuk menegaskan bentuk perintah itu pada subject [you].

Contoh:
You go home now!

BENTUK/ POLA KALIMAT PERINTAH (COMMAND PATTERN)

Kalimat perintah bahasa inggris ada 2 jenis, yakni;

    Verbal Command Expression
    Nominal Command Expression

(lihat penjelasan sebelumnya mengenai Nominal & Verbal Sentence)

#Verbal Command Expression

Verbal Command Expression atau disebut juga dengan Ungkapan kalimat perintah dalam bentuk Verbal adalah suatu pola kalimat perintah yang menggunakan Kata Kerja Lexical diawal kalimatnya atau dibelakang subject [you] bila [you] dipakai.

Verb + Object/Complement

Contoh:
Learn carefully!
Pick up the pen!
Open the door!

Kata kerja yang digunakan pada pola Verbal Command adalah kata kerja bentuk pertama tanpa  mendapatkan imbuhan (affixes) apapun seperti; [s], [es], [ed], [d] atau [ing]. Kata kerja tersebut dapat berupa Transitive Verb / Intransitive Verb.

#Nominal Command Expression

Nominal Command Expression atau disebut juga dengan Ungkapan kalimat perintah dalam bentuk Nominal adalah suatu pola kalimat perintah yang menggunakan Kata Kerja Structural berupa: "BE" dan diletakkan diawal kalimatnya atau dibelakang subject [you] bila [you] dipakai.


Be + Noun/Pronoun/Noun Phrases/Adjective/Adverb

Contoh:
Be carefully!
Be mine!
Be there on time!
Be a good boy!
Be more beautiful!


#Polite Command Expression

Polite Command Expression adalah ungkapan kalimat perintah yang lebih sopan. Polite diterjemahkan sebagai "sopan". Dengan menggunakan ungkapan yang sopan dalam kalimat perintah, bentuk perintah menjadi lebih halus dan dapat dimaklumi.
Untuk membentuk kalimat perintah sopan ini, gunakanlah kata [Please] diawal kalimat atau diakhir kalimat (baik di kalimat perintah bentuk Verbal maupun di kalimat perintah bentuk Nominal), seperti contoh berikut ini:

Be on time, please!
Please be on time!

Do your assignment, please!
Please do your assignment!

Perhatikan!
Bila [please] diletakkan diakhir kalimat, letakkan tanda KOMA didepan kata [please] tersebut. Dan, gunakan [please] diawal kalimat perintah tanpa tanda KOMA.



SOURCE: http://www.pelggrammar.com/2015/11/kalimat-perintah-english-command.html